Sunday, August 7, 2011

Herbal untuk Mengatasi Rematik Artritis

Manfaat Pengobatan Kamboja ►  Februari(3)Khasiat tanaman obat Gendola (Basella Rubra)Obat Alami Sakit GigiObat alami untuk penyakit Hernia ►  Januari(2)Kunir Putih dan KhasiatnyaKhasiat Jeruk Nipis Buat Kesehatan ►  2009(79) ►  Desember(7)Obat tradisional Keracunan makananObat Tradisional Keracunan Obat dan ArsenicObat herbal buat Infeksi saluran pernafasanHerbal Untuk TBC Paru-ParuHerbal Untuk Atsma BronchialRamuan Herbal Untuk BronchitisRamuan Obat herbal untuk Radang paru-paru (Pneumon... ►  November(5)Manfaat Kecubung Gunung Brugmansia suaveolensManfaat Obat Kecubung (Datura fatuosa)Kopi Meningkatkan Kualitas Sperma PriaBerhenti Merokok Dengan Makan PisangRagam Manfaat Lidah Buaya ►  Oktober(10)KHASIAT DAUN SEMBUKANObat Alami Migrain Dengan JaheObat tradisional alami Untuk Mengatasi JerawatResep herbal Untuk Mengatasi Impotensi Dan Ejakula...Mahoni Ampuh Untuk Atasi Kadas Dan KudisHerbal Untuk Atasi Masalah Bau Badan tak sedapTanaman Obat Untuk Mengurangi KolesterolManfaat Bunga Kenop Gomphrena globosa LHerbal Untuk Radang LambungAtasi Penyakit Kulit dengan Biduri- Widuri ►  September(8)Atasi kencing manis dengan brokoliMengatasi Asam Urat dengan Resep Herbal dari beber...Khasiat Obat KemuningResep Herbal Untuk Hipertensi; Darah TinggiNetralkan Kolesterol Dengan RebungMengencangkan Otot Vagina Pasca MelahirkanKhasiat Obat Buah Ketimun ►  Agustus(8) ►  Juli(11) ►  Juni(6) ►  Mei(6) ►  April(17) ►  Maret(1)

Berdasarkan penelitian yang terdapat pada jurnal Agriculture Food Chemical, ditemukan senyawa-senyawa kimia yang dapat mencegah bahkan menyembuhkan rematik artritis. Senyawa tersebut adalah fenol yang bersifat antibakteri, anti radang dan aktif dapat menghilangkan rasa sakit setempat. Dan juga senyawa flavanoid yang bersifat antioksidan, yang dipercaya dapat menghambat pembentukan asam urat.

Senyawa-senyawa itulah yang menjadi kelebihan 5 herbal yang kita bahas untuk melawan rematik. Apa saja 5 herbal tersebut?

1. Cakar kucing (Acalypha indica)

Cakar kucing termasuk tumbuhan obat dari family jarak-jarakan. Nama lainnya adalah lelatang atau rumput kekosongan. Sebagai herba semusim, cakar kucing tumbuh tegak dengan tinggi30-50 cm, bercabang dengan garis memanjang.

Tumbuhan ini memiliki ciri daunnya berselang bentuk bulat lonjong sampai lancip, tepinya bergerigi, dengan panjang 2,5 cm - 8 cm, lebar 1,5 cm - 3,5 cm. Daun tumbuhan ini, di Indonesia biasanya digunakan untuk obat luka, bisul, dan bengkak.

Cara pemakaian cakar kucing bisa ditumbuk halus dan dicampur minyak kelapa, kapur, dan garam sebagai obat urut untuk rematik artritis.

2. Kumis Kucing (Orthosipon Aristatus)

Tumbuhan ini merupakan salah satu tumbuhan yang banyak digunakan sebagai obat batu ginjal, radang saluran yang berhubungan dengan ginjal, radang selaput lendir kantung kemih, dan rematik akibat asam urat.

Dalam Journal Etnopaharmacology (1992) menyebutkan bahwa daun kumis kucing mengandung mineral 12% dengan kadar kalium mencapai 600-700 mg/100g daun segar, lalu terdapat 0,2% kelompok flavanoid lipophilic, termasuk sinensetin, flanonol glycoside, inositol, fitosterol dan saponin.

Hasil uji coba teh kumis kucing juga menunjukkan adanya bahan antimikroba, yang mencegah penimbunan cairan dan gas berat dalam rongga perut. Teh kumis kucing juga bisa menambah pengeluaran getah empedu oleh hati dan memperlancar aliran empedu.

3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Tumbuhan ini sudah tidak asing lagi di masyarakat kita karena telah banyak digunakan diantaranya untuk mengobati penyakit hepatitis, batu empedu, dan gangguan penyakit perut.

Claeson dalam Planta Medica menyebut temulawak ini mengandung minyak terbang sekitar 3,8% dengan senyawa arcurcumene, xanthorrizol, dan germacrene. Senyawa fenolic sesquiterpene xanthorrizol ditemukan pada temulawak jenis khusus.

Rimpang temulawak mengandung senyawa curcuminoids yang bisa berfungsi sebagai antioksidan, antiradang, melarutkan protein, menurunkan tingkat triglyceride darah pada diabetes, serta senyawa curcumin yang meyebabkan padatnya kadar kelenjar empedu.

4. Jahe (Zingiber Officinale)

Tumbuhan ini juga mengandung senyawa kelompok fenol sehingga memiliki khasiat sebagai obat. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Leung dan Foster, Encyclopedia of common natural ingridient use in foods, drugs, and cosmetics menyebutkan bahwa rimpang jahe dapat mencegah infeksi pada luka, antiradang rematik artritis, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan tekanan darah, dan antitumor.

5. Sereh (Cymbopogon citratus)

Bonggol sereh ini banyak digunakan sebagai bumbu penyedap masakan dan minuman. Anda yang bertempat tinggal di tanah Pasundan, pasti mengenal minuman yang disebut bandrek yang terbuat dari bonggol sereh.

Dalam pengobatan tradisional, bonggol sereh sering digunakan sebagai obat yang berhubungan dengan usus. Sedangkan untuk pengobatan rematik biasanya dari minyak yang dihasilkan dari tumbuhan tersebut.

Cara pemakaian 5 herbal tersebut untuk Obat rematik adalah sebagai berikut

1. Ambil seluruh bagian tanaman cakar kucing sebanyak sekitar 40 gram segar atau 10 gram kering,
2. Ambil daun kumis kucing sekitar 90 gram segar atau 30 gram kering
3. Siapkan rimpang jahe sebesar satu jempol, lalu tumbuk atau diparut
4. Siapkan rimpang temulawak sebesar satu jempol, lalu tumbuk atau diparut
5. Siapkan 2 batang bonggol sereh
6. Rebus semua herbal diatas dalam sebuah kendi yang berisi 1 liter air.
7. Rebus hingga mendidih
8. Hasil rebusannya diminum 2 hari sekali.

00:40 | Filed Under Asam Urat,Reumatik | 0 Comments

Comments0 Responses to ""

Poskan Komentar

Posting Lebih BaruPosting LamaBerandaAbout Find ItCredits

Copyright 2008 Sehat dengan obat herbal - WP Theme by Brian Gardner - Blogger Template by ThemeLib.com

0 comments: